SIBIMA

PENGUMUMAN: Fasilitasi Pelaksanaan Distance Learning (SIBIMA Konstruksi)

sibima pengumuman001-1




Pupuk-Kepedulian-Pada-Sesama-Mahasiswa-Geodesi-Kunjungi-Panti-Asuhan-2-732x488

Pupuk Kepedulian Pada Sesama, Mahasiswa Geodesi Kunjungi Panti Asuhan

Rasa kepedulian terhadap sesama terus dipupuk oleh mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Mulai menggalang dana untuk korban bencana maupun kegiatan bakti sosial seperti yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Geodesi (HMG). Mereka dengan cinta kasih melakukan bakti sosial di Panti Asuhan Yasibu, Jln. Babatan III Rt 02 Rw 03, Kel Arjowinangun Kec Kedungkandang Malang, beberapa wkatu yang lalu.

Kondisi Panti Asuhan Yasibu yang terkendala dalam proses pembangunan dan membutuhkan bantuan menggugah simpati mahasiswa. “Kondisi panti sangat membutuhkan bantuan dari para donatur. Mereka baru memiliki satu bangunan jadi. Sekarang sedang menambah bangunan masjid, namun karena kendala biaya pengerjaannya mangkrak sejak lama,” terang Muhammad Zikri Samsuri, ketua pelaksana.

Pupuk-Kepedulian-Pada-Sesama-Mahasiswa-Geodesi-Kunjungi-Panti-Asuhan-1

Kegiatan share for humanity ini diisi dengan beragam acara, seperti permainan, menari bersama, makan bersama, serta pemberian kenang-kenangan. “Kami ikut merasakan apa yang mereka rasakan, kekurangan materi, kasih sayang dan perhatian. Jadi sebisa mungkin kami berbagi,” katanya.

Zikri biasa disapa berharap dengan kegiatan semacam ini mahasiswa bisa lebih meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama khususnya anak yatim piatu. “Untuk adik-adik kami memberikan bingkisan berupa alat tulis,” pungkas mahasiswa asal Samarinda Kalimantan Timur ini. (mer/humas)




5

MODERNISASI PROGRAM PTSL, HIMPUNAN MAHASISWA GEODESI GANDENG BPN KABUPATEN MALANG DALAM KULIAH TAMU

Nama PTSL tentu saja tidak asing bagi mahasiswa yang terlibat dalam jurusan yang mempelajari tentang kebumiam, termasuk Jurusan Teknik Geodesi, Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) merupakan program pemerintah dalam rangka pendaftaran tanah untuk pertama kalinya yang dilakukan secara serentak dan ditargetkan selesai pada tahun 2025.

Dengan mengangkat tema “PTSL Berbasis Foto Udara”, Kuliah Tamu yang diadakan oleh Divisi Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) pada Senin (16/04) di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Geodesi (HMG) ITN Malang berhasil menggandeng pejabat BPN Kabupaten Malang, diantaranya Kepala BPN Kabupaten Malang, Drs. Djuprianto Agus Susilo, M.Si yang juga didampingi oleh Kepala Seksi Infrastruktur Pertanahan, Sarjono, A.Ptnh, M.Hum turut hadir serta membagikan pengetahuan update seputar modernisasi PTSL yang sedang digalakkan Pemerintah.

4

Dihadiri sebanyak 105 mahasiswa/i Teknik Geodesi dari berbagai angkatan, Kuliah Tamu dalam Bidang Pertanahan mampu memadati Aula Kampus I ITN Malang.

Ketua Pelaksana Kuliah Tamu, Marito Jose Colo menuturkan bahwa dirinya senang bisa menjadi fasilitator bagi seluruh masyarakat Geodesi untuk memberikan update ilmu. “Senang sekali, ilmu yang terbilang update ini telah tersampaikan kepada masyarakat Geodesi yang mengikuti acara ini,” terang Mahasiswa Geodesi yang sedang menempuh semester 6 tersebut.

“Semoga dengan diadakannya kuliah tamu ini, berhasil menyalurkan ilmu yang telah diberikan, serta harapannya, terjalin ikatan yang kuat antara Geodesi ITN Malang dengan BPN Kabupaten Malang,” tambahnya sembari tersenyum.

Penulis: Ni Made Novita Rizki Arthayani




1

UBAH BUDAYA TUTUR MENJADI TULIS, HIMPUNAN MAHASISWA GEODESI GELAR WORKSHOP KARYA TULIS ILMIAH

Nama Karya Tulis Ilmiah mungkin tidak asing lagi di benak masyarakat, terutama bagi kaum terpelajar seperti Mahasiswa. Tetapi, banyak juga yang belum mengetahui pentingnya karya tulis ilmiah dalam proses pembelajaran mahasiswa. Seperti yang baru dilakukan Himpunan Mahasiswa Geodesi ITN Malang, Selasa (13/03). Divisi Pengembangan Sumber Daya Anggota (PSDA) yang berada di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Geodesi ITN Malang memperkenalkan seluk-beluk Karya Tulis Ilmiah melalui Workshop Karya Tulis Ilmiah kepada Mahasiswa Teknik Geodesi mulai dari Angkatan 2015, Angkatan 2016, dan Angkatan 2017.

2

Digelar di Auditorium Kampus I ITN Malang, dan menghadirkan pembicara dalam bidang Karya Tulis Ilmiah, Ibu Alifah Noraini, S.T,M.T, dan Bapak Dr. Eng. Aryuanto Soetedjo, S.T,M.T berhasil membuat peserta yang berasal dari tiga angkatan tersebut terpukau dengan paparan pembicara yang menarik.

Ketua Pelaksana Workshop Karya Tulis Ilmiah, Dimas Fajar Utoro menuturkan bahwa dirinya turut bahagi, antusiasme mahasiswa Geodesi patut diacungkan jempol. “Bangga juga, karena tidak hanya Mahasiswa Geodesi yang jarang mengetahui masalah penelitian ilmiah, sehingga saat terselenggaranya Workshop Karya Tulis Ilmiah, saya merasa senang bisa membagikan sesuatu yang seharusnya mereka tahu,” tuturnya saat ditemui selepas kuliah.

3

Namun demikian, lelaki yang sedang menempuh semester enam itu merasa tertantang untuk mengadakan Workshop Karya Tulis Ilmiah. “Pesimis ada, karena takut peminatnya sedikit,” paparnya.

Tetapi, di balik pesimisnya, tersimpan harapan besar dirinya untuk pasca penyelenggaraan Workshop Karya Tulis Ilmiah. “Harapan saya, semoga dapat menumbuhkan niat dalam menulis karya ilmiah, dan membuktikan bahwa jurusan Geodesi bisa dan mampu,” tambahnya sembari tersenyum lebar.

Penulis : Ni Made Novita Rizki Arthayani




IMG-20180314-WA0006-1

Galang Dana Korban Banjir, Mahasiswa Geodesi Lakukan Aksi Peduli

Bencana alam yang bertubi-tubi melanda Indonesia menyisakan duka tersendiri bagi warga yang terkena dampak bencana. Hal ini mengundang simpati dan empati khususnya dari kalangan mahasiswa.

Seperti halnya bencana banjir yang terjadi di wilayah Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin, 5 Maret 2018 yang lalu. Himpunan Mahasiswa Geodesi (HMG) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menggalang dana di internal kampus. Setelah sebelumnya mahasiswa Teknik Industri S1, Teknik Mesin D3, dan Teknik Industri D3 menggalang dana untuk bencana alam erupsi Gunung Sinabung, dan longsor di Brebes.

Meski hanya satu hari, penggalangan dana, “HMG Peduli” disambut antusias oleh civitas akademika ITN Malang. “Kegiatan ini termasuk dadakan, soalnya baru kemarin kami rencanakan,” kata I Dewa Gede Merta Pratama Janata, Ketua HMG, Kamis (8/3).

IMG-20180314-WA0006-732x549

Ia menuturkan, informasi mengenai bencana banjir di wilayah Dompu langsung diterima dari teman-teman asrama Dompu yang juga sebagian merupakan mahasiswa ITN Malang. Jadi untuk memudahkan penyaluran donasi nantinya dana akan dititipkan ke asrama Dompu. “Kalau pihak asrama sendiri sudah menggelar penggalangan dana di perempatan ITN dan jalan Galunggung,” jabarnya.

“HMG Peduli” ini merupakan aksi peduli sesama. Apalagi tambah Dewa biasa disapa, bencana yang terjadi di daerah biasanya donatur tidak sebanyak kalau bencana terjadi di kota. Selain tempatnya jauh, medannya terkadang susah ditempuh.

“Semoga dengan bantuan yang tidak seberapa ini bisa membantu saudara-saudara di Dompu, sehinga bisa segera pulih kembali setelah terjadi bencana,” harapnya.

Risman Arismunandar salah satu pengurus HMG yang ikut penggalangan dana juga berharap sama. Banjir yang terjadi di Dompu diakibatkan hujan lebat sampai mengakibatkan banjir setinggi sekitar 2 meter. “Sampai atap rumah kata teman-teman asrama (Dompu). Dengan bantuan ini semoga bisa sedikit meringankan beban mereka,” katanya.

Pada penggalangan dana ini juga ikut serta pengurus HMG Moh Rifki, Moh Rizal Iskandar, dan Dysvan Meru Gawa Alfitra. Mereka berencana apabila ada kesempatan dan waktu akan melanjutkan penggalangan dana di luar kampus. Tentu saja nantinya akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lokasi bencana. (mer/humas)




Masih-Ada-Gizi-Buruk-Mahasiswa-ITN-Malang-Ulurkan-Tangan-4-732x549

Masih Ada Gizi Buruk, Mahasiswa ITN Malang Ulurkan Tangan

Siapa sangka di Desa Pagersari, tepatnya di Dusun Celaket Rt 10, Rw 02, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang masih ditemukan anak yang mengalami gizi buruk. Hal ini menggugah Himpunan Mahasiswa Geodesi (HMG) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk ikut turun tangan. Bersinergi dengan komunitas Humas of Brother (HoB) sebuah komunitas sosial yang anggotanya dari mahasiswa Teknik Geodesi ITN Malang angkatan 2017 . Mereka bersama-sama membantu meringankan keluarga dari adik bernama Rino penderita gizi buruk.

Wiyata Mandala salah satu anggota HMG memaparkan, usianya masih empat tahun, Rino kecil sudah yatim piatu. Tinggal dengan kakek dan neneneknya membuat Rino kurang dalam asupan gizi harian dan sering sakit-sakitan sejak usia enam bulan. Dari mulai terkena penyakit step, perutnya membuncit, terkena penyakit kulit/gatal-gatal hingga keluar jamur dibibir.

“Orang tuanya sudah meninggal. Bapaknya meninggal karena kecelakaan sedang ibunya meninggal karena sakit. Sekarang dia hanya tinggal dengan kakek dan neneknya yang sudah tua,” terang Wiyata biasa disapa, saat ditemui di kantor humas, Selasa (27/2).

Keluar masuk puskesmas sudah sering bagi Rino. Menurut Wiyata, kakek Rino sudah mengurus BPJS namun tidak kunjung keluar. “Info dari keluarganya begitu (BPJS belum jadi). Kalau ke puskesmas hanya diberi salep dan obat-obatan. Mau ke rumah sakit terkendala biaya,” katanya prihatin.

Mahasiswa semester dua ini mengambarkan, keluarga Rino menempati rumah sederhana dengan lantai masih berupa tanah. Kakeknya tukang cari rumput untuk ternak tetangga, sedangkan neneknya tukang pijat yang tidak tiap hari mendapat penghasilan. “Memprihatinkan sekali pokoknya,” tambahnya.

Hal ini benarkan oleh Jauhari Tantowi anggota Humas of Brother. Menurutnya tidak hanya kondisi keluarga Rino yang memprihatinkan, namun juga Rino sendiri selain kurang nutrisi juga tubuhnya terkena penyakit kulit. Oleh sebab itulah saat melihat postingan kondisi Rino di sosmed, HoB langsung survey kebenaran berita tersebut. “Barulah penggalangan dana kami (HoB) lakukan bekerjasama dengan himpunan,” terang mahasiswa asli Lombok ini.

Masih-Ada-Gizi-Buruk-Mahasiswa-ITN-Malang-Ulurkan-Tangan

Menurut I Dewa Gede Merta P.J, Ketua Himpunan, turun tangan memberikan bantuan merupakan pengalaman tersendiri bagi mereka. Diwakilkan oleh sekitar 15 mahasiswa Teknik Geodesi ITN Malang mereka menyumbangkan bahan makanan pokok berupa beras, susu, biskuit, vitamin serta mainan dan uang tunai pada Minggu (25/2) yang lalu. “Selama ini mahasiswa terlalu fokus dengan kegiatan akademik, dan terkadang lupa bahwa kita makhluk sosial. Sehingga sudah menjadi tugas kami sebagai mahasiswa untuk mengadakan kegiatan sosial seperti ini,” tukasnya. (mer/humas)




Keg HMJ Genap 17-18

KALENDER KEGIATAN HMJ FTSP SEMESTER GENAP 2018

Berikut kami informasikan jadwal kegiatan Himpunan Mahasiswa di setiap Program Studi di lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan untuk periode semester Genap 2017/2018.

Silahkan klik link dibawah ini untuk mendapatkan tautan dalam bentuk PDF.




IMG_5410-732x488

1.000 Balon Merah Putih dan Merpati Mewarnai Penutupan PKKMB ITN Malang

1.000 balon merah putih dibagikan secara mendadak oleh panitia kepada mahasiswa baru saat lagu Mars ITN Malang berkumandang. Tentu saja hal ini membuat mahasiswa baru yang mengikuti acara penutupan PKKMB 2017 (Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru) di halaman Rektorat surprised, Rabu (13/9).

Acara mencapai puncaknya setelah tiga lagu usai dinyanyikan maka seribu tangan mahasiswa baru secara serentak melepaskan 1.000 balon merah putih ke udara. Tidak itu saja, belasan merpati juga turut dilepaskan. “Merpati sebagai simbol lepasnya pribadi dari masa SMA/SMK mengejar cita-cita, sekaligus sebagai bentuk pelestarian alam,” ungkap Sudiro ST,MT,. panitia.

Terkejutan peserta upacara penutupan tidak sampai di situ saja. Di antara balon dan merpati, anggota Menwa dan Himakpa sekali lagi melakukan atraksi flying fox dengan membawa bendera merah putih, bendera ITN Malang dan bendera beberapa Unit Kreatifitas Mahasiswa (UKM). Meluncur dari gedung kimia lantai tiga diiringi suara sirene mobil willys serta dentuman suara kembang api.

Sebelumnya Rektor ITN Malang Dr.Ir. Lalu Mulyadi, MT., berharap kegiatan PKKMB bisa menjadi bekal bagi mahasiswa baru, sehingga bisa belajar dengan lancar dan tenang. “Ada empat hal yang harus kalian pegang teguh. Punya sikap percaya diri dalam belajar di ITN, metode belajar yang baik, kontinyu dan jangan lupa berdoa,” pesan Rektor.

Kegiatan PKKMB 2017 di internal kampus sendiri berlangsung mulai tanggal 12 – 13 Agustus 2017. Hari kedua kegiatan PKKMB sukses dengan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya : Kepemimpinan, Penangulangan radikalisme, terorisme dan anti korupsi, Penanggulangan bahaya penyalahgunaan narkoba, Pengenalan UKM dan Pendidikan Karakter. (mer/humas)