Masih Ada Gizi Buruk, Mahasiswa ITN Malang Ulurkan Tangan

Masih-Ada-Gizi-Buruk-Mahasiswa-ITN-Malang-Ulurkan-Tangan-4-732x549

Siapa sangka di Desa Pagersari, tepatnya di Dusun Celaket Rt 10, Rw 02, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang masih ditemukan anak yang mengalami gizi buruk. Hal ini menggugah Himpunan Mahasiswa Geodesi (HMG) Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang untuk ikut turun tangan. Bersinergi dengan komunitas Humas of Brother (HoB) sebuah komunitas sosial yang anggotanya dari mahasiswa Teknik Geodesi ITN Malang angkatan 2017 . Mereka bersama-sama membantu meringankan keluarga dari adik bernama Rino penderita gizi buruk.

Wiyata Mandala salah satu anggota HMG memaparkan, usianya masih empat tahun, Rino kecil sudah yatim piatu. Tinggal dengan kakek dan neneneknya membuat Rino kurang dalam asupan gizi harian dan sering sakit-sakitan sejak usia enam bulan. Dari mulai terkena penyakit step, perutnya membuncit, terkena penyakit kulit/gatal-gatal hingga keluar jamur dibibir.

“Orang tuanya sudah meninggal. Bapaknya meninggal karena kecelakaan sedang ibunya meninggal karena sakit. Sekarang dia hanya tinggal dengan kakek dan neneknya yang sudah tua,” terang Wiyata biasa disapa, saat ditemui di kantor humas, Selasa (27/2).

Keluar masuk puskesmas sudah sering bagi Rino. Menurut Wiyata, kakek Rino sudah mengurus BPJS namun tidak kunjung keluar. “Info dari keluarganya begitu (BPJS belum jadi). Kalau ke puskesmas hanya diberi salep dan obat-obatan. Mau ke rumah sakit terkendala biaya,” katanya prihatin.

Mahasiswa semester dua ini mengambarkan, keluarga Rino menempati rumah sederhana dengan lantai masih berupa tanah. Kakeknya tukang cari rumput untuk ternak tetangga, sedangkan neneknya tukang pijat yang tidak tiap hari mendapat penghasilan. “Memprihatinkan sekali pokoknya,” tambahnya.

Hal ini benarkan oleh Jauhari Tantowi anggota Humas of Brother. Menurutnya tidak hanya kondisi keluarga Rino yang memprihatinkan, namun juga Rino sendiri selain kurang nutrisi juga tubuhnya terkena penyakit kulit. Oleh sebab itulah saat melihat postingan kondisi Rino di sosmed, HoB langsung survey kebenaran berita tersebut. “Barulah penggalangan dana kami (HoB) lakukan bekerjasama dengan himpunan,” terang mahasiswa asli Lombok ini.

Masih-Ada-Gizi-Buruk-Mahasiswa-ITN-Malang-Ulurkan-Tangan

Menurut I Dewa Gede Merta P.J, Ketua Himpunan, turun tangan memberikan bantuan merupakan pengalaman tersendiri bagi mereka. Diwakilkan oleh sekitar 15 mahasiswa Teknik Geodesi ITN Malang mereka menyumbangkan bahan makanan pokok berupa beras, susu, biskuit, vitamin serta mainan dan uang tunai pada Minggu (25/2) yang lalu. “Selama ini mahasiswa terlalu fokus dengan kegiatan akademik, dan terkadang lupa bahwa kita makhluk sosial. Sehingga sudah menjadi tugas kami sebagai mahasiswa untuk mengadakan kegiatan sosial seperti ini,” tukasnya. (mer/humas)

image_pdfDownload PDF Versionimage_printPrint Page